La Luna (2011): Fabel Masa Kini dari Pixar A

La Luna, sebuah film pendek Pixar yang dirilis untuk menemani Brave tahun 2011 lalu, mampu menjadi semacam milestone dalam dunia perfilman animasi. Bahwasanya, selama ini film animasi selalu diidentikkan dengan kisah-kisah lucu yang mengocok perut, namun La Luna mendefinisikan ulang film animasi dengan gayanya sendiri. Pixar sendiri mengatakannya, “Timeless!” Continue reading “La Luna (2011): Fabel Masa Kini dari Pixar A”

Advertisements

The Strange Case of Angelica (2011): Panggung Drama dalam Sinema

THE STRANGE CASE OF ANGELICA

Well, film ini memang baru dibawa ke Indonesia belum lama ini melalui sebuah festival Europe on Screen 2013, tapi saya sendiri sudah menyaksikannya pada tahun 2011 lalu dengan kekuatan torrent (Oops.) yang dahsyat. Film Portugal yang berjudul lokal ‘O Estranho Caso de Angelica’ ini adalah film berbahasa Portugis kedua yang saya saksikan setelah Cidade de Deus yang mentereng di Top 250 IMDb (Wow.). Saya dipertemukan dengan film ini juga dari rekomendasi Rotten Tomatoes yang melabelinya 87%, setelah searching dengan keyword “Europe Movie.” Amazing! Continue reading “The Strange Case of Angelica (2011): Panggung Drama dalam Sinema”

The Blue Umbrella (2013): Simfoni Hujan a la Pixar

Saat rintik hujan mulai turun, seluruh kota menjadi hidup dalam simfoni yang syahdu. Di antara lautan payung hitam di sepanjang jalan, dua buah payung yang berbeda; yang satu berwarna biru dan yang satu berwarna merah saling tertarik. Tanpa dialog, hanya ditemani alunan melodi sederhana, kita diajak mengikuti perjalanan “cinta” kedua payung tersebut yang tidak mudah, namun menggugah. Dipisahkan oleh alam, namun disatukan lagi oleh takdir. Semua dirangkum dalam film animasi pendek yang berjudul “The Blue Umbrella.” Continue reading “The Blue Umbrella (2013): Simfoni Hujan a la Pixar”

Point of Steel for ‘MAN OF STEEL’ (2013)

Akhirnya saya mendapatkan cara paling ‘delighting’ dalam me-review the so-called Supes, dalam film pertamanya yang tidak memakai judul ‘Superman’, yaitu Man of Steel. Cara itu adalah dengan menuliskan 10 poin. Kenapa 10? Simply familiar aja.

Well, let’s shoot! Continue reading “Point of Steel for ‘MAN OF STEEL’ (2013)”

Stoker (2013): Estetika Visual ala 2013

Stoker bisa jadi hiburan paling menghibur secara visual sepanjang 2013 ini. Bukan karena CGI-nya atau karena costume karakternya yang menarik, tapi karena visualisasinya sendiri yang “fancy.”

Continue reading “Stoker (2013): Estetika Visual ala 2013”

Mr. Nobody (2010): Probabilitas dalam Alternate Timeline

Sinekdoks memang suka menulis review film atau apapun yang sudah lama lewat –hanya untuk memastikan sudut pandangnya memang benar-benar berbeda. Kali ini, Sinekdoks akan me-review (No! It’s more like a self-explanation from me) sebuah film yang dirilis tahun 2009, yaitu “Mr. Nobody“. Continue reading “Mr. Nobody (2010): Probabilitas dalam Alternate Timeline”