We’re the Millers (2013)

We’re the Millers mungkin memang seharusnya rilis musim panas lalu bersama summer movies lainnya; namun, keterlambatan tayang di kota saya ternyata tidak mengurangi sedikit pun sensasi film road trip comedy dengan rating R ini. Cukup mengejutkan bila ternyata film ini melebihi ekspektasi (honestly, meskipun Horrible Bosses, anteseden-nya sangat menghibur, saya tidak terlalu berharap pada We’re the Millers, initially). Mengkombinasikan road trip dengan RV, penyelundupan narkoba, serta keluarga palsu (yang hopeless) adalah dosa yang “sangat diampuni.” Well, there’s more. Click here!

Advertisements

Upstream Color (2013)

Tanpa pernah meyaksikan Primer, milestone Shane Carruth, saya (yang nol besar tentangnya) menyaksikan Upstream Color–sebuah film drama “sci-fi” kedua yang disutradarai, diproduseri, diedit, dimainkan, dan scoringnya diisi oleh Shane Carruth sendiri. Well, there’s more. Click here!

SINEKDOKS’ TOP 7: MATRYOSHKA MOVIES

Boneka Matryoskha, boneka dalam boneka khas Russia adalah inspirasi saya menulis post ini. Sederhana saja, film-film yang bertema sesuatu dalam sesuatulah yang saya sebut sebagai Film Matryoshka. Contoh paling jelas tentu saja Inception, dengan struktur mimpi dalam mimpi yang super hype itu. Berhubung sekarang banyak film yang mengadopsi struktur seperti ini (dan banyak juga yang seperti ini sebelum Inception),  saya jadi tertarik untuk membahasnya.

Berikut ini film-film matryoshka yang paling saya suka: Well, there’s more. Click here!

Side Effects (2013)

Sedang hobby menonton film-film underrated keluaran 2013 ini, saya akhirnya menonton Side Effects. “Sebuah thriller psikologis modern yang sarat paranoia” mungkin bisa jadi tepat untuk menggambarkan kado perpisahan Steven Soderbergh yang konon akan pensiun dari layar lebar. Mungkin, lagi, Side Effects bukanlah film terbaik tahun 2013 ini, namun paket bintang kelas A Hollywood bisa jadi membuatnya terkenang seperti remake Ocean’s Eleven yang apik beserta sekuel-sekuelnya. Well, there’s more. Click here!

Trance (2013)

Danny Boyle selalu terkenal dengan cult dan Oscar-nya; sebut saja Trainspoitting yang benar-benar cult, 28 Days Later yang menjadi cult di ranah film zombie, serta Slumdog Millionaire dan 127 Hours-nya yang kebanjiran nominasi Oscar. Di tahun 2013, ia kembali dengan sebuah film underrated–perpaduan pop art yang kental dengan berbagai ciri khasnya; sebuah film heist gone bad dengan trio bintangnya James McAvoy, Vincent Cassell, dan Rosario Dawson–Trance. Well, there’s more. Click here!

RUSH (2013)

Siapa sangka drama di balik balapan jet darat alias Formula One bisa menjadi sebuah tontonan yang luar biasa? And yet, Rush made it! Sebuah rekonstruksi musim balapan F1 musim 1976 dengan dramatisasi yang gila dan kisah yang astonishing— dari dua bintang sekaliber Chris Hemsworth dan Daniel Bruhl, serta penyutradaraan Ron Howard atas naskah Peter Morgan. Well, there’s more. Click here!