5 Centimeters Per Second / 秒速5センチメートル / Byosoku 5 Senchimetoru (2007)

The fusion of visually mesmerizing pictures with beautiful details and emotion-driven plot to create a delighting cinema poetica to express grievous heartbreak.

“”I strongly felt that if I looked back now, she would look back as well…,” said Takaki.  Why?

R.I.P.D. (2013)

R.I.P.D sebenarnya bisa menjadi film yang sangat menghibur summer ini; bagaimana tidak? Judulnya saja sudah ‘nyeleneh’ Rest in Peace Department. Apalagi didukung dengan budget 130 juta dollar-nya, dan bintang kaliber beda generasi, Ryan Reynolds (yang sedang panas) dan Jeff Bridges, serta sutradara yang pernah menonjok dengan RED, Robert Schwentke. Dengan premis yang terasa seperti Men in Black dicampur Ghostbuster, atau lebih tepatnya Spawn dan Constantine, adaptasi komik Dark Horse dengan judul yang sama ini bisa saja jadi hit, tapi sayangnya nasib belum ke arah sana. Well, there’s more. Click here!

The Mortal Instruments: City of Bones (2013)

The Mortal Instruments: City of Bones adalah film adaptasi best-selling novel untuk young-adult kedua yang saya saksikan Agustus 2013 ini, setelah Percy Jackson: Sea of Monsters. Jika Sea of Monsters terjebak dalam eksplorasi kisahnya sendiri, City of Bones justru terjebak dalam orisinalitas kisahnya sendiri. I wouldn’t say it’s a bad movie; it’s just a disappointing one. Well, there’s more. Click here!

Samaria / 사마리아 (2004)

Samaria a.k.a Samaritan Girl adalah film kedua Kim Ki-duk yang saya saksikan; dan semakin memperkuat anggapan saya bahwa sutradara ini benar-benar dabbling in art. Samaria terbungkus dalam nuansa drama arthouse yang kental, namun tetap bercerita dan berpotensi menimbulkan multi tafsir. Well, there’s more. Click here!

The Damned United (2009) – Review

Sebuah biopik bercita rasa komedi tentang seorang manajer Inggris terhebat yang tidak pernah menjadi pelatih timnas Inggris (berdasarkan biografi berjudul The Damned Utd. tulisan David Peace, dan disutradari Tom Hooper) menampilkan acting brilian Michael Sheen dalam memerankan the real special one, Brian Clough. Well, there’s more. Click here!

Percy Jackson: Sea of Monsters (2013)

Jeda 3 tahun sejak rilisnya The Lightning Thief menuju Sea of Monsters mungkin sudah mereduksi sebagian besar memori akan franchise adaptasi buku Rick Riordan ini. Pamor Percy Jackson pun jauh tertinggal dari pendahulunya, Harry Potter, dan penerusnya, The Hunger Games. Terlebih, Logan Lerman, si Percy Jackson, pun lebih dikenal lewat The Perks of Being A Wallflower. Lantas, bagaimanakah nasib franchise ini dalam Sea of Monsters? Continue reading “Percy Jackson: Sea of Monsters (2013)”