Prisoners (2013)

Setelah mempermainkan penontonnya dengan sebuah misteri pencarian dalam Incendies yang twist-nya melegenda, Vileneuve kembali dengan Prisoners, sebuah crime-thriller tentang penculikan yang penuh dengan misteri dan sangat menguras emosi. Yang jelas dibutuhkan stamina yang prima untuk mengikuti 150┬ámenit penuh perasaan tidak nyaman–dalam perpaduan penyutradaraan prima Villeneuve, sinematografi yang kelam Roger Deakins, dan skrip yang terlalu rapi dari Aaron Guzikowski. Well, there’s more. Click here!

Advertisements

THOR: The Dark World (2013)

Indonesia (bersama 21 negara lain) cukup beruntung bisa menyaksikan Thor: The Dark World satu minggu sebelum rilisnya di AS, jadi dengan sangat bijak, review ini ditulis dengan bahasa Indonesia untuk menghargai teman-teman di AS. Tapi, tetap saja: SPOILER ALERT!

Thor: The Dark World telah membuktikan seberapa gelap kisah si dewa petir pirang ini bisa diceritakan. Meski tidak sedepresif prekuelnya dan tidak segelap The Dark Knight-nya Batman (yang judulnya sama-sama gelapnya), sekuel Thor ini tetap mengusung tone yang muram dengan motif yang dalam. Well, di film ini terlihat jelas bahwa dampak kejadian di Avengers telah mengekskalasi kisah-kisah di Marvel Universe. Setelah Ironman yang mengalami serangan panik di instalasinya yang ketiga, Thor justru mengalami pendewasaan. Well, pendewasaan sepertinya jadi kata yang cocok untuk mendeskripsikan film ini–sebuah penghormatan untuk setiap karakternya. Well, there’s more. Click here!

We’re the Millers (2013)

We’re the Millers mungkin memang seharusnya rilis musim panas lalu bersama summer movies lainnya; namun, keterlambatan tayang di kota saya ternyata tidak mengurangi sedikit pun sensasi film road trip comedy dengan rating R ini. Cukup mengejutkan bila ternyata film ini melebihi ekspektasi (honestly, meskipun Horrible Bosses, anteseden-nya sangat menghibur, saya tidak terlalu berharap pada We’re the Millers, initially). Mengkombinasikan road trip dengan RV, penyelundupan narkoba, serta keluarga palsu (yang hopeless) adalah dosa yang “sangat diampuni.” Well, there’s more. Click here!

Advertisements

Movie reviews, ratings, and discussions by Paskalis Damar