FINALLY SEEN: Martha Marcy May Marlene (2011) – Review

What happened to you?,” asked Lucy; “I don’t know,” answered¬†Martha.

Though everything was left ambiguous, I enjoyed Sean Durkin’s roller-coasting debut Martha Marcy May Marlene in positive ways. All I see was a nuanced psychological drama of paranoia and an attempt to cope with it—crafted in a harrowing theme about some abusive cult. Continue reading “FINALLY SEEN: Martha Marcy May Marlene (2011) – Review”

Advertisements

The Descendants (2011)

Like typical Alexander Payne’s film, The Descendants beautifully captures a specific bittersweet moment of one’s life in a funny/clumsy/touching way. This time, it’s a tale of a father and a husband trying to cope up with his wife’s dying and reconciliate with her daughters in Hawaiian gorgeous landscape.

My friends on the mainland think just because I live in Hawaii, I live in paradise. Like a permanent vacation.”

Continue reading “The Descendants (2011)”

Rise of the Planet of the Apes (2011)

Rise of the Planet of the Apes exhibits, at least, three kinds of virtuous lesson dealing with: reboot, mo-cap (or bluntly, performance capture), and summer blockbuster.

As for Caesar, kneel down, kneel down and wonder!” Charlie Rodman quoting Shakespeare. Rises inside!

Shame (2011)

“McQueen’s drama about a suffering man with sex addiction. Pain and shame are dramatically arranged on Fassbender and Mulligan’s skull.”

Di tahun 2011, sutradara keras Steve McQueen (Hunger, 12 Years A Slave) menampilkan kolaborator tetapnya, Michael Fassbender dalam sebuah drama menyakitkan tentang kehidupan seks yang abnormal, bersama dengan aktris Inggris yang mengesankan Carey Mulligan dalam Shame. Melalui film ini, McQueen makin mempertegas signature-nya—dalam, detail, dan tidak menyenangkan. More Fass inside. Click here!

PIG (2011): Lo-Fi, Sci-Fi, Mind-blowing B++

PigSinekdoks

Seorang pria berpakaian pantai terbangun di sebuah gurun dengan kepala yang ditutup karung, dan tangan diikat (a la The Raid). Pria ini (yang di credit disebut The Man, diperankan oleh Rudolf Martin) ini berjalan keliling gurun untuk melepaskan diri dari belenggu dengan tanpa ingatan apapun serta tanpa clue apapun, kecuali secarik kertas bertuliskan “Manny Elder”. Saat sudah sekarat, ia diketemukan oleh seorang perempuan bernama Isabelle yang merawatnya, hingga ia siap bertualang mengelilingi sisi lain Los Angeles untuk mencari identitasnya yang sebenarnya. Apakah ia Manny Elder? Atau Manny Elder adalah musuhnya? Continue reading “PIG (2011): Lo-Fi, Sci-Fi, Mind-blowing B++”

La Luna (2011): Fabel Masa Kini dari Pixar A

La Luna, sebuah film pendek Pixar yang dirilis untuk menemani Brave tahun 2011 lalu, mampu menjadi semacam milestone dalam dunia perfilman animasi. Bahwasanya, selama ini film animasi selalu diidentikkan dengan kisah-kisah lucu yang mengocok perut, namun La Luna mendefinisikan ulang film animasi dengan gayanya sendiri. Pixar sendiri mengatakannya, “Timeless!” Continue reading “La Luna (2011): Fabel Masa Kini dari Pixar A”