Review: The LEGO Ninjago Movie memberi bukti bahwa ide mempresentasikan pop-culture dalam animasi LEGO yang super fun dan menyegarkan pun dapat ‘usang’ dengan cepat. Baru tiga tahun semenjak Chris Miller dan Phil Lord menelorkan The LEGO Movie pada 2014; namun, film ketiga dalam frachise ini justru memberi kesan bahwa formula ini sudah mulai membosankan.
Masih menawarkan banter yang penuh energy, guyonan yang segar dan berbagai referensi pop culture, film ini masih bisa tampil menyenangkan. Namun, Ninjago mulai menunjukkan gejala kekurangan inovasi ketika film ini ‘hanya’ menghadirkan daur ulang formula yang pernah dipakai di LEGO Movie maupun LEGO Batman Movie hanya saja dengan setting yang berbeda. Hasilnya film ini bagaikan déjà vu.
The LEGO Ninjago Movie (2017) – Dave Franco | Image via IMDb
Plot Ninjago tidak jauh berbeda dari LEGO Movie hanya saja film ini mengganti beberapa elemen dan perannya. Alkisah, seorang warlord jahat, Lord Garmadon (diisi suaranya Justin Theroux), terus berusaha untuk menguasai kota Ninjago. Namun, kota tersebut memiliki pelindung berwujud 6 ninja penunggang robot yang dipimpin oleh Lloyd (Dave Franco). Dengan bimbingan Master Wu (Jackie Chan), Lloyd dkk bertarung untuk mengusir sang warlord. Plot yang terdengar familiar ini rupanya menghadirkan twist yang familiar pula (twist populer, pula); twist yang akan mengingatkanmu pada Empire Strikes Back (please, this isn’t a spoiler).
Detail dalam plotnya pun sering memberi kesan bahwa film ini ‘belum bisa move on’ dari winning formulanya, sehingga menimbulkan kesan been there done that. Sebagai contoh, akan ada subplot bertema kaiju yang dipinja dari twist-nya LEGO Movie; hanya saja, yang ini lebih dijadikan plot point yang mundane. Memang ada inovasi yang dihadirkan Ninjago lewat penggunaan CGI untuk menghadirkan atmosphere yang lebih cerah dibanding predesesornya. Memang dengan CGI, scene dengan air dan alam bebas terlihat lebih photo-realistic, tapi, hasilnya membuat film ini terasa tidak berada dalam franchise LEGO. Bandingkan saja dengan scene serupa di dua film sebelumnya.
Plotnya sendiri yang banyak menyinggung daddy issue kadang terasa emosional, namun, terasa seperti pengulangan saja (LEGO Batman sudah menghadirkannya pula). Ditambah lagi, plot utama film ini sulit untuk menyatu dengan prolog serta epilognya yang menampilkan cameo Jackie Chan. Secara keseluruhan, storyline film ini jelas kalah kelas jika dibanding predesesornya.
The LEGO Ninjago Movie (2017) – Justin Theroux | Image via IMDb
The LEGO Ninjago Movie mungkin mampu mendaur ulang formula franchise LEGO dengan kreatif, terutama dalam menghadirkan banter dan jokes. Namun, film ini juga hadir sebagai reminder bagi tim kreatif franchise ini untuk segera menghadirkan ide yang lebih segar kalau mau franchise ini terus sukses.

The LEGO Ninjago Movie (2017)

Animation, Action, Adventure Sutradara: Charlie BeanPaul FisherBob Logan Pengisi Suara: Jackie ChanDave FrancoJustin Theroux Durasi: 101 mins Rated PG
IMDb

Categories: Movie Review

One comment

The LEGO Ninjago Movie (2017) – Review

Leave a Reply