Chef (2014)

Read Time:4 Minute, 29 Second

READ THIS REVIEW IN:

  

Penulis/sutradara/aktor Jon Favreau memulai diet anti-Iron-Man-nya dengan kisah kuliner yang sangat menggoda dengan rasa indie yang kental di Chef. Kisahnya tentang celeb-chef asal LA, Carl Casper (Favreau sendiri), yang dipecat dari pekerjaannya di restoran karena berselisih dengan food blogger paling terkenal di Amerika (Oliver Platt). Segera setelahnya, Favreau membawa kita dalam sebuah road-food movie dengan semangat allez cuisine yang lembut namun tempting.

Dalam masa sulit mengupayakan integritasnya sebagai juru masak dan mengambil hati putranya (Emjay Anthony), Casper menerima nasihat mantan istrinya (Sofia Vergara) untuk bekerja independen—mengejar mimpinya menjalankan bisnis food truck di Miami. Bersama rekan sous chef-nya (John Leguizamo) dan putranya, food truck Casper berkeliling East Coast dari Miami ke New Orleans kembali ke LA. Celeb-chef ini pun kembali pada fetish-nya terhadap makanan; ia kembali berkarya seni lewat masakannya.

Menonton Chef terasa seperti menunggu seorang chef asli menyiapkan makanan asli. Anda harus sabar menunggu sang chef (dalam film ini, Favreau (sebagai sutradara)) untuk menyiapkan bahannya sekaligus memanaskan kompornya (dimulai dari masalah Casper dengan bosnya, dengan putranya yang masih kecil, serta kegaptekannya di dunia penuh tweet yang malah membawanya berseteru dengan sang food blogger). Lalu, saatnya memberi bumbu hadir dengan sangat menggoda saat Casper mulai dengan food trucknya. Saat penyajiannya justru terlalu kilat; setelah perjalanan jauh menuju LA—saat film ini memasuki bagian paling menggiurkan—film ini berakhir begitu saja. Seperti makanan lezat yang tiba-tiba sudah habis kita lahap.

Hal itu membuktikan bahwa Chef adalah road movie yang sangat lambat di awal untuk memastikan penonton melihat betapa concern-nya film ini menggarap tema kulinernya. Terlalu fokus pada makanan sampai kadang lupa pada intisari plotnya. Namun, yang membuat saya kagum adalah intensitas saat “cooking time” yang terasa sangat intens, seintens adegan erotis di film-film lain—membuat Chef layak menyandang predikat real food porn. Paruh akhir film ini sangat menyenangkan dengan pacing berirama Cubano yang kadang direm dengan montase sosial media—menandakan pengaruh pop culture yang khas.

Andai Favreau sedikit melambatkan visualnya yang foodie dan sedikit lebih fokus pada plotnya, Chef mungkin tak terasa seperti road movie banal yang cuma meminjam godaan visual sandwich dalam food truck-nya. Sama seperti lava cake yang ada di film ini, kerak luarnya memang sedikit kurang matang, namun cokelat di dalamnya meleleh sempurna—plotnya memang ‘mentah’, tapi visualnya sangat foodie.

2 responses

  1. […] The main cuisine served by Chef is, obviously, the delight of the culinary movie wrapped in a road-movie style, yet, we will never forget the appetizer: the father-son relationship between Carl Casper (Jon Favreau) and his son, Percy (Emjay Anthony). Their relationship is the motive and the vehicle that make Chef exist. Carl might be upset with him being scolded in the beginning, but the energy fueled by his fondness to the loves of his life—cooking and a son—saves him from his downfall. Click here for the full review! […]

  2. […] Favreau shows his prowess in making a lite model into a big-time excitement (remember Iron Man and Chef?); as seen in how he loves prolonging the chemistry between Baloo and Mowgli, so came ‘The […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!