Little Evil (2017) – Review

Read Time:5 Minute, 14 Second

Review: Butuh waktu 7 tahun bagi Eli Craig, sutradara sekaligus penulis naskah horror-comedy sensasional Tucker & Dale vs. Evil (2010), untuk bisa menelorkan karya keduanya yang diproduksi Netflix, Little Evil. Mirip dengan film pertamanya, Craig lagi-lagi bereksperimen dengan berbagai klise film horror lalu menyarikannya menjadi sebuah komedi segar yang mampu menguji sekaligus mengulik referensi penonton lewat kekonyolan yang hakiki.
Dalam Little Evil, Craig mengumpulkan klise film-film horror yang menampilkan anak-anak super menyeramkan (seperti Rosemary’s Baby dan The Omen). Cukup lihat saja posternya dan premis film ini langsung nampak. Perhatikan pose si anak kecil yang berdiri di antara sang ibu kandung, Samantha (Evangeline Lilly, Ant-Man), dan ayah tirinya, Gary (Adam Scott, The Overnight). Sang anak (diperankan oleh Owen Atlas) yang terlihat seperti Damien dari The Omen adalah sang ‘little evil’ yang dimaksud di judul film ini.
Little Evil (2017) – Owen Atlas
Dengan meminjam elemen The Omen untuk memajukan plotnya serta meminjam elemen Rosemary’s Baby untuk backstory-nya, Little Evil mengolahnya dengan premis renyahnya tentang proses menjadi seorang ayah, lebih tepatnya, ayah tiri. Dengan segala pernak-pernik horrornya, film ini sesungguhnya hanya berkutat tentang usaha Gary untuk berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan putra tirinya.
Menjadi ayah memang bukanlah tanggung jawab yang mudah. Terlebih lagi kalau harus menjadi ayah tiri dan bukan sekedar ayah tiri, tetapi ayah tiri anak iblis atau, kalau meminjam istilah Omen, sang Antikris. Dan benar saja, usaha keras Gary untuk menjalin koneksi dengan putra istri yang amat dicintainya justru memulai kisah horror ini secara harafiah dan non-harafiah. Secara harafiah karena sang anak selalu bisa mencelakai orang yang tak disukainya dengan kekuatan yang tak terlihat; secara non-harafiah karena Gary sendiri ternyata masih kagok dan tak berpengalaman menjadi figure ayah.
Karena horror harafiah dan non-harafiah itulah premis Little Evil menjadi relevan sekaligus menarik. Menggabungkan isu tentang menjadi ayah dengan tropa anak-anak seram ternyata berhasil menghadirkan quintessence ide unorisinal yang orisinal. Sayangnya, naskah Craig justru sering terlihat terbagi menjadi dua jalur yang jarang bersinggungan. Isu Gary dan insting kebapakannya sering terabaikan untuk menonjolkan sisi parody The Omen yang overdosis. Bahkan, karakternya sering terlalu terinspirasi karakter Omen dan meninggalkan sosok ayah kikuk yang awalnya dipresentasikan dengan sangat baik itu.
Little Evil (2017) – Adam Scott, Evangeline Lilly & Bridget Everett
Meskipun demikian, kekuatan Little Evil justru banyak bertumpu pada penampilan hangat Adam Scott yang berusaha menjadi ayah yang baik. Sekalipun peran ayah/suami yang culun sudah menjadi peran tipikal bagi Scott, ia tetap mampu membawakannya dengan sensitivitas tinggi, menjadikannya bintang film ini. Evangeline Lilly justru tak terlalu tergali dan karakternya mudah dilewati para pemeran pendukung—seperti Bridget Everett (yang memerankan sosok ayah yang gender-nya mabigu) serta Tyler Labine dari Tucker & Dale vs. Evil—yang sukses menyuntikkan momen-momen lucu yang lumayan menghibur.
Little Evil mungkin terlalu sering keluar jalur dari maksud baik premisnya yang menggabungkan drama, horror, dan komedi. Namun, film ini masih bisa sedikit menghibur dengan momen-momen konyol serta nostalgia akan horror klasik (seperti The Shining dan Poltergeist).

Little Evil (2017)

Comedy, Horror Written & Directed by: Eli Craig Starred by: Evangeline LillyAdam ScottOwen Atlas Runtime: 95 mins
IMDb

2 responses

  1. lemonvie.net Avatar
    lemonvie.net

    Gan, saya sudah cukup lama tertarik untuk tukeran link dgn sinekdoks. kalau bersedia, saya juga reviewer film seperti agan, meski masih amatir… ini link saya, lemonvie.net,
    saya harap balasannya gan…
    Nice review n keep writing! 😀

    1. Siap, saya taroh lemonvie-nya ya 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!