Kingsman: The Golden Circle (2017) – Review

Kingsman: The Golden Circle (2017) Review – Taron Egerton | Image via themoviedb

Review: Melanjutkan kisah film pertamanya, Kingsman: The Gorden Circle masih berkutat tentang Eggsy (Taron Egerton), sang anak downtown yang akhirnya berhasil menjadi anggota agensi rahasia Kingsman. Kini tinggal di rumah almarhum mentornya dan mengencani Putri Swedia yang pernah ia selamatkan, si agen muda mulai membiasakan diri dengan kehidupan barunya. Di petualangan terbarunya, ia harus berhadapan dengan organisasi rahasia the Golden Circle dengan bantuan Kingsman-nya Amerika, the Statesman.

Matthew Vaughn (Kick-Ass, X-Men: First Class) nampaknya sangat bersemangat dalam menggawangi Kingsman ini, sampai-sampai ia memecahkan rekor pribadinya yang konon tak pernah ingin membuat sekuel. Kali ini, Vaugh dengan kolaborator langganannya, Jane Goldman, memegang kontrol penuh atas sekuel spionase gila-gilaan ini. Passion-nya bisa dilihat dari caranya mengamplifikasi segala poin plus film pertamanya dengan kekuatan ganda. Hasilnya, Golden Circle tampil sebagai film aksi yang lebih besar dan lebih panjang (durasinya saja sampai 141 menit), tapi sayangnya tidak lebih fun.

Kingsman: The Golden Circle (2017) - Channing Tatum | Image via IMDb
Kingsman: The Golden Circle (2017) – Channing Tatum | Image via IMDb

Golden Circle langsung tancap gas di awal, seolah sengaja mengingatkan penonton tentang betapa ‘berbahaya’-nya film pertamanya yang penuh adegan aksi yang stylish dan gadget futuristic. Setelahnya, film ini sengaja ‘memutihkan’ segalanya dalam Secret Service untuk memberi jalan bagi plot sekuel ini dengan cara menghancurkan markas Kingsman (seperti yang dilakukan di franchise spionase lain, i.e., Mission Impossible dan 007). Setelahnya, Golden Circle justru tumpah ruah ke berbagai penjuru. Mulai dengan memperkenalkan villain-nya yang penuh semangat, Poppy Adams (Julianne Moore), kingpin narkotika yang memiliki sebuah kota di tengah hutan belantara. Poppy begitu menyukai berbagai property yang cerah dan manis (seolah diambil langsung dari video klip Katy Perry) dan ia juga menikmati penampilan Elton John. Preferensinya akan eye-candy bertolak belakang dengan sifatnya yang luar biasa kejam. Saking kejamnya, ia sampai tega menggilas orang (menggiling, lebih tepatnya). Sedikit banyak, karakternya mirip dengan karakter Samuel L. Jackson dalam Secret Service; keduanya sukses memberi makna baru bagi tokoh villain, yang kebetulan cocok dengan dunia Kingsman.

Tanpa markas dan sumber daya yang memadai, satu-satunya harapan Eggsy hanyalah ‘sepupu’ Kingsman di Amerika, the Statesman. Kalau Kingsman memakai nama-nama Ksatria Meja Bundar sebagai kode, Statesman memakai nama minuman keras, plus berpakaian seperti koboi. Dengan tim on-screen yang terdiri dari Champagne a.k.a. Champ (Jeff Bridges), Tequila (Channing Tatum), Ginger Ale (Halle Berry) dan Whiskey (Pedro Pascal), bayangkan saja kalau Golden Circle akan padat dengan karakter dan kisahnya masing-masing. Sekalipun menghadirkan 5 pemenang Oscar dalam ansambel-nya (termasuk Elton John dan salah satu karakter penting dari film pertamanya), tak ada garansi apapun untuk jalan cerita film ini. Setiap karakter punya backstory dan motivasi tersendiri yang membanjiri plotnya dengan banyak frown, bukannya kesenangan.

Seperti biasa, presentasinya hadir dengan adegan aksi yang over-the-top tanpa peduli ilmu fisika apapun. Vaughn mungkin berprinsip ‘go big or go home’ dalam mengerjakan sekuel ini dan ia bersungguh-sungguh. Segalanya nampak lebih besar skalanya; meski begitu, tak satupun set-piece-nya yang mampu menyamai film pertamanya. Lebih disayangkan lagi, film ini seolah tak mampu memenuhi ‘rating dewasa’-nya dengan berbagai kegilaan yang nampaknya sudah dilunakkan, seolah ingin menarget penonton yang lebih luas. Penonton kasual mungkin masih akan menggemari adegan ultra-keras di film ini, namun, fans film pertamanya mungkin akan kecewa dengan kehambarannya.

Kingsman: The Golden Circle (2017) - Taron Egerton & Mark Strong | Image via IMDb
Kingsman: The Golden Circle (2017) – Taron Egerton & Mark Strong | Image via IMDb

Kingsman: The Golden Circle boleh tampil lebih besar, lebih sangar dan lebih megah daripada predesesornya. Namun, pada saat yang bersamaan, sekuel ini juga tampil berbelit dan tidak kongruen. Cukup singkirkan logika sejenak dan nikmati saja sekuel yang tidak lebih efektif Secret Service ini.

Kingsman: The Golden Circle (2017)

Rating: 2.5Kingsman: The Golden Circle (2017) - poster via themoviedb

Action, Adventure, Comedy Sutradara: Matthew Vaughn Penulis: Matthew Vaughn & Jane Goldman berdasarkan komik karya Mark Millar & Dave Gibbons Pemeran: Taron EgertonColin FirthMark StrongJulianne MooreChanning TatumHalle Berry Durasi: 141 mins Rated R

IMDb

Advertisements

Author: Paskalis Damar AK

A Bali-based blogger. A cinema loner and self-claimed movie fan since 2013. Public Relation in non-cinematic world. bit.ly/1iSSB2Q

One thought on “Kingsman: The Golden Circle (2017) – Review”

Say something! Say something!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s