Tuesday, October 19

Tag: South Korea

Train to Busan (2016) – Review
Focus: Asia, Movie Review

Train to Busan (2016) – Review

Review: It was all rooting to a satire towards consumerism, as proclaimed by George Romero, zombie sub-genre has evolved to become an opposite phenomenon: a box office digger. World War Z is a fine example of such phenomenon; and what happened to South Korean zombie apocalypse hit shows a similar symptom.  Apparently, director Yeon Sang-ho delivers a claustrophobic zombie apocalypse drama in a train to this year’s top of domestic highest grossing movie list. Since the opening, Train to Busan never attempts to appear exuberant nor to refute its status as Korean mainstream movie. As a zombie movie, this doesn’t deliver new innovation except the setting and one-place dynamics which might remind you to Bong Joon-ho’s Snowpiercer. Yet, such modesty is what actually makes this movie emotionally...
Train to Busan (2016): Serangan zombie Korea yang doyan makan hati
Focus: Asia, Movie Review, Review Bahasa Indonesia

Train to Busan (2016): Serangan zombie Korea yang doyan makan hati

Review Train to Busan: Berawal dari sindiran terhadap sifat konsumerisme, seperti diproklamirkan George Romero; sub-genre zombie telah menjelma menjadi fenomena yang justru sebaliknya: pengeruk keuntungan box office. Lihat saja pencapaian World War Z! Dan kini fenomena yang sama terjadi di Korea Selatan. Sutradara Yeon Sang-ho menghadirkan zombie apocalypse klaustrofobik di dalam sebuah kereta menuju puncak box office domestik. Sejak dari opening film, Train to Busan tak pernah berusaha tampil jumawa; ia pun tak memungkiri statusnya sebagai film mainstream Korea. Sebagai film zombie pun, film ini tak banyak memberi terobosan baru kecuali setting dan dinamika satu tempat yang mengingatkan pada Snowpiercer karya sutradara Korea lain, Bong Joon-ho. Namun, justru kerendahan hatiannya itulah y...
The Handmaiden (2016): Tamparan kinky untuk memuaskan fetish-mu pada Park Chan-wook
Focus: Asia, Movie Review, Review Bahasa Indonesia

The Handmaiden (2016): Tamparan kinky untuk memuaskan fetish-mu pada Park Chan-wook

Review The Handmaiden: Park Chan-wook kembali menyutradarai film berbahasa Korea, pasca debut Hollywood-nya lewat Stoker, dengan sebuah kisah erotis yang tak hanya brilian namun juga kontroversial: The Handmaiden (a.k.a Ahgassi). Mengadopsi (instead of sekedar “mengadaptasi”) novel ero-thriller Sarah Waters, Fingersmith, film ini berkisah tentang seorang gadis pencopet yang menyamar menjadi pembantu seorang ahgassi (lady). Semua trademark Chan-wook yang dinanti-nanti tumpah ruah di sini – mulai dari fetish-nya terhadap darah, keseksian visualnya, hingga tumpukan twist-nya – menjadikannya karya Chan-wook terkompleks dan tersegar,  so far. (more…)
The Wailing / 곡성 (2016)
Focus: Asia, Movie Review, Review Bahasa Indonesia

The Wailing / 곡성 (2016)

Review The Wailing: Sebuah kota kecil di Korea dihantui wabah mengerikan yang tak hanya mematikan bagi korbannya, namun juga menjadikannya homicidal. Seorang polisi lokal, Sersan Jong-gu (Kwak Do-won), yang plin-plan dan inept, ditugaskan untuk menginvestigasi kasus pembunuhan yang dilakukan korban wabah tersebut. Saat pembunuhan dengan motif serupa kembali terjadi, kecurigaan mengarah kepada seorang pendatang dari Jepang (Jun Kunimura). Dan ketika putri Jong-gu allegedly terjangkit wabah yang sama, ia tak bisa tinggal diam. Tanpa sepengetahuannya, bahaya yang lebih besar tengah mengintai kota itu. (more…)
Hansel and Gretel / 헨젤과 그레텔 (2007)
Focus: Asia, Movie Review

Hansel and Gretel / 헨젤과 그레텔 (2007)

"Can't you just stay with us?" said Young-hee. My thirst for Korean gems of mystery, thriller, and horror is---undoubtedly---unquenchable. Ever since a more traditional Kim Jee-won's A Tale of Two Sisters to some Hollywood smogs like Park Chan-wook's Stoker and Bong Joon-ho's Snowpiercer, Korean filmmakers' cinematic taste have never diminished. What I like best is that they know how to breach cultural taboo effectively---with sufficient amount of blood, visceral suspension, profound mysteries, and some doses of black comedy enough to make you sick. (more…)
Pieta / 피에타 (2012)
Focus: Asia, Movie Review

Pieta / 피에타 (2012)

Kisah kasih sayang seorang ibu kepada anaknya digambarkan dengan sangat indah sekaligus brutal dalam Pieta, film keluaran tahun 2012 karya sutradara eksentrik Korea, Kim Ki-duk. Sebuah penggambaran seni dalam balutan kisah keluarga sekaligus suspense khas Korea dengan sentuhan pembalasan dendam. (more…)

Twitter Timeline

error: Content is protected !!